Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) mengajak para warga yang sedang
berlibur di Pantai Ancol untuk membersihkan sampah bersama-sama. Ajakan
Foke ini disambut antusias oleh warga.
"Pantai ini milik kita
bersama jadi harus kita jaga bersama. Ayo wujudkan gerakan bersih
sampah," ujar Foke di Pantai Ancol, Jakarta, Senin (20/8/20120.
Foke
tiba sekitar pukul 10.35 WIB. Foke datang menggunakan sepeda santai,
berkaos polo putih dan bertopi gubernur. Saat tiba di Pantai Ancol,
warga yang sedang bermain air maupun bersantai-santai langsung mendekati
gubernur yang mencalonkan diri kembali ini. Sebagian dari mereka ada
yang bersalaman dan berfoto bersama.
Foke berjalan kira-kira
sejauh 1,5 Km di sepanjang pantai. Dalam perjalanan itu Foke bersama
warga mengambil sampah-sampah yang berserakan. Foke mengambil
sampah-sampah plastik, sampah bekas makanan dan lain sebagainya.
Minggu, 19 Agustus 2012
Sabtu, 18 Agustus 2012
Dua Calon Kepala Daerah di Sumsel Salat Id Bareng
Palembang
Dua bakal calon Gubernur Sumsel, Alex Noerdin dan Eddy Santana Putra
melakukan salat Idul Fitri 1433 H di Masjid Sulton atau Masjid Agung
Palembang, Minggu (19/08/2012). Calon Wali Kota Palembang, Sarimuda,
juga turut mengikuti salat berjamaah di sini.
Sementara itu, bakal calon Gubernur Sumsel dari Partai Demokrat, Ishak Mekki melakukan Salat Id bersama 1.500 jamaah di Masjid Solihin Kayuagung. Jamaah yang salat di Masjid Sulton sendiri diperkirakan mencapai 15 ribu.
Selain memenuhi masjid yang berkapasitas 5 ribu, jamaah juga memenuhi halaman masjid, ruas Jalan Merdeka, Jalan Jenderal Sudirman, hingga ke pangkal Jembatan Ampera.
Sebagai imam KH Nawawi Dencik Al Hafidz dan khatib dan khotbah disampaikan KH Taufiq Hasnuri. Khutbah yang disampaikan Taufiq bertemakan 'Puasa membentuk pribadi yang Islami'.
Usai melaksanakan salat, para calon kepala daerah itu langsung membuka open house di kediamannya. Eddy Santana Putra open house di rumah pribadinya di Jalan Kapten A Rivai Palembang. Alex Noerdin open house di rumah dinasnya, Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun.
"Pak Alex open house hingga besok. Dua hari," kata Kabag Humas Pemprov Sumsel Irene Camelyn.
Open house selama dua hari juga dilakukan Eddy Santana Putra dan Ishak Mekki. "Open house dimulai pukul 09.00 WIB. Saat ini sekitar 1.500 warga Kayuagung yang bersilahturahmi. Open house selama dua hari," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab OKI, Sudiyanto.
Sementara itu, bakal calon Gubernur Sumsel dari Partai Demokrat, Ishak Mekki melakukan Salat Id bersama 1.500 jamaah di Masjid Solihin Kayuagung. Jamaah yang salat di Masjid Sulton sendiri diperkirakan mencapai 15 ribu.
Selain memenuhi masjid yang berkapasitas 5 ribu, jamaah juga memenuhi halaman masjid, ruas Jalan Merdeka, Jalan Jenderal Sudirman, hingga ke pangkal Jembatan Ampera.
Sebagai imam KH Nawawi Dencik Al Hafidz dan khatib dan khotbah disampaikan KH Taufiq Hasnuri. Khutbah yang disampaikan Taufiq bertemakan 'Puasa membentuk pribadi yang Islami'.
Usai melaksanakan salat, para calon kepala daerah itu langsung membuka open house di kediamannya. Eddy Santana Putra open house di rumah pribadinya di Jalan Kapten A Rivai Palembang. Alex Noerdin open house di rumah dinasnya, Griya Agung, Jalan Demang Lebar Daun.
"Pak Alex open house hingga besok. Dua hari," kata Kabag Humas Pemprov Sumsel Irene Camelyn.
Open house selama dua hari juga dilakukan Eddy Santana Putra dan Ishak Mekki. "Open house dimulai pukul 09.00 WIB. Saat ini sekitar 1.500 warga Kayuagung yang bersilahturahmi. Open house selama dua hari," kata Kabag Humas dan Protokol Pemkab OKI, Sudiyanto.
Jumat, 17 Agustus 2012
Kuota BBM Bersubsidi Capai 46 Juta KL di 2013
Jakarta - Pemerintah mematok volume konsumsi BBM
bersubsidi sebesar 46 juta kiloliter (kl) dalam RAPBN 2013. Jumlah ini
meningkat dibandingkan perkiraan realisasi volume konsumsi BBM
bersubsidi pada tahun 2012 sebesar 40 juta kl.
Dalam Nota Keuangan dan RAPBN 2013 yang dikutip detikFinance, Sabtu (18/8/2012) disebutkan kuota tersebut menjadi salah satu dasar perhitungan pemerintah dalam menetapkan besaran subsidi BBM jenis tertentu, LPG tabung 3 kg dan LGV 2013 yang mencapai Rp 193,8 triliun.
Selain kuota, dalam menetapkan anggaran subsidi BBM pemerintah juga mempertimbangkan harga minyak Indonesia (ICP) US$100 per barel, volume konsumsi LPG tabung 3 kilogram sebesar 3,9 metrik ton, alpha BBM sebesar Rp 642,6 per liter, dan nilai tukar rupiah sebesar Rp 9.300 per dolar AS.
Anggaran subsidi ini naik Rp 56,4 triliun bila dibandingkan alokasi anggaran subsidi BBM, tabung LPG 3 kg, dan LGV dalam APBNP 2012 sebesar Rp 137,4 triliun (1,6% terhadap PDB). Dalam perkiraan realisasi 2012, realisasi subsidi BBM, LPG tabung 3 kg, dan LGV diperkirakan mencapai Rp 216,8 triliun.
Dengan kecenderungan tingginya harga ICP akhir-akhir ini dan semakin meningkatnya volume konsumsi BBM bersubsidi maka perlu dilakukan langkah-langkah kebijakan untuk mengendalikan peningkatan beban subsidi BBM.
Untuk itu dalam tahun 2013 pemerintah akan menempuh berbagai kebijakan antara lain meningkatkan efisiensi alokasi subsidi BBM, mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi melalui pengaturan, pengawasan, dan manajemen distrtibusi, meningkatkan program konversi BBM ke BBG terutama untuk angkutan umum di kota-kota besar,dan melanjutkan program konversi minyak tanah ke LPG tabung 3 kg.
Dalam Nota Keuangan dan RAPBN 2013 yang dikutip detikFinance, Sabtu (18/8/2012) disebutkan kuota tersebut menjadi salah satu dasar perhitungan pemerintah dalam menetapkan besaran subsidi BBM jenis tertentu, LPG tabung 3 kg dan LGV 2013 yang mencapai Rp 193,8 triliun.
Selain kuota, dalam menetapkan anggaran subsidi BBM pemerintah juga mempertimbangkan harga minyak Indonesia (ICP) US$100 per barel, volume konsumsi LPG tabung 3 kilogram sebesar 3,9 metrik ton, alpha BBM sebesar Rp 642,6 per liter, dan nilai tukar rupiah sebesar Rp 9.300 per dolar AS.
Anggaran subsidi ini naik Rp 56,4 triliun bila dibandingkan alokasi anggaran subsidi BBM, tabung LPG 3 kg, dan LGV dalam APBNP 2012 sebesar Rp 137,4 triliun (1,6% terhadap PDB). Dalam perkiraan realisasi 2012, realisasi subsidi BBM, LPG tabung 3 kg, dan LGV diperkirakan mencapai Rp 216,8 triliun.
Dengan kecenderungan tingginya harga ICP akhir-akhir ini dan semakin meningkatnya volume konsumsi BBM bersubsidi maka perlu dilakukan langkah-langkah kebijakan untuk mengendalikan peningkatan beban subsidi BBM.
Untuk itu dalam tahun 2013 pemerintah akan menempuh berbagai kebijakan antara lain meningkatkan efisiensi alokasi subsidi BBM, mengendalikan konsumsi BBM bersubsidi melalui pengaturan, pengawasan, dan manajemen distrtibusi, meningkatkan program konversi BBM ke BBG terutama untuk angkutan umum di kota-kota besar,dan melanjutkan program konversi minyak tanah ke LPG tabung 3 kg.
Kamis, 16 Agustus 2012
KPK Minta Masyarakat Waspadai Pejabat yang Dermawan pada Konstituennya
Jakarta
Tak sedikit pejabat di Indonesia yang begitu royal kepada konstituennya
di daerah. KPK meminta masyarakat tak percaya begitu saja kepada
pejabat dengan jenis seperti itu.
"Pada masyarakat kita imbau jangan memberikan penghargaan pada orang yang sepertinya dermawan dan lain sebagainya," ujar Wakil Ketua KPK Zulkarnain di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (17/8/2012).
Zulkarnain tak sembarang memberi imbauan. Menurut mantan koordinator staf ahli jaksa agung ini, masyarkat harus jeli melihat apakah uang yang dibagikan oleh sang pejabat itu berasal dari uangnya sendiri atau tidak.
"Harus diteliti dulu apa memang orang itu dermawan berdasarkan penghasilannya yang wajar atau dari mana," papar Zulkarnain.
Zulkarnain juga meminta pada masyarakat untuk hati-hati dalam menyodorkan proposal bantuan kepada wakil rakyatnya. Bisa jadi, si pejabat itu menghalalkan segala cara untuk mengabulkan proposal yang diajukan tersebut.
"Juga harus dipertimbangkan uangnya dari mana. Bisa jadi pejabat yang tidak tahan dengan konstituen itu mencari jalan pintas untuk memenuhi
proposal yang diajukan secara tidak resmi itu. Ikuti saja prosesnya," papar Zulkarnain.
"Pada masyarakat kita imbau jangan memberikan penghargaan pada orang yang sepertinya dermawan dan lain sebagainya," ujar Wakil Ketua KPK Zulkarnain di kantornya, Jl Rasuna Said, Jaksel, Jumat (17/8/2012).
Zulkarnain tak sembarang memberi imbauan. Menurut mantan koordinator staf ahli jaksa agung ini, masyarkat harus jeli melihat apakah uang yang dibagikan oleh sang pejabat itu berasal dari uangnya sendiri atau tidak.
"Harus diteliti dulu apa memang orang itu dermawan berdasarkan penghasilannya yang wajar atau dari mana," papar Zulkarnain.
Zulkarnain juga meminta pada masyarakat untuk hati-hati dalam menyodorkan proposal bantuan kepada wakil rakyatnya. Bisa jadi, si pejabat itu menghalalkan segala cara untuk mengabulkan proposal yang diajukan tersebut.
"Juga harus dipertimbangkan uangnya dari mana. Bisa jadi pejabat yang tidak tahan dengan konstituen itu mencari jalan pintas untuk memenuhi
proposal yang diajukan secara tidak resmi itu. Ikuti saja prosesnya," papar Zulkarnain.
Rabu, 15 Agustus 2012
Laba Perusahaan Tambang Bakrie Anjlok 96,33%
Jakarta - Laba bersih PT Bumi Resources Minerals Tbk
(BRMS) salah satu perusahaan grup Bakrie sepanjang semester I-2012 ini
melorot 96,33% menjadi hanya US$ 1,9 juta dari periode sebelumnya US$
52,13 juta.
Namun jika memperhitungkan kepentingan non pengendali, perseroan menderita rugi US$ 9,18 juta dari semester I-2011 lalu untung US$ 44,85 juta.
Menurut VP Investor Relations BRMS, Herwin Hidayat, penurunan kinerja telah diperkirakan manajemen jauh sebelum laporan dipublikasikan. Ini terjadi karena menurunnya kontribusi dari anak usaha BRMS secara tidak langsung, PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).
"Produksi tembaga dan emas mengalami penurunan dari lokasi tambang batu Hijau yang dioperasikan oleh NNT," kata Herwin di Jakarta, Kamis (16/8/2012).
Berdasarkan laporan keuangan BRMS yang dipublikasikan, perseroan meraih pendapatan US$ 11,96 juta atau meningkat US$ 7,68 juta. Pendapatan yang mentereng ini juga tercermin pada laba usaha yang naik dari US$ 1,87 juta menjadi US$ 6,37 juta.
Kinerja BRMS langsung negatif usai mengakumulasi beban US$ 32,04 juta. Beban terbesar ada pada bunga dan keuangan serta rugi bersih entitas asosiasi. Padahal di semester I-2011 perseroan mencatat penghasilan lain-lain US$ 45,71 juta.
Perusahaan pun menderita rugi sebelum pajak US$ 25,67 juta, setelah pada periode sebelumnya mencatat laba sebelum pajak US$ 47,58 juta. Total aset dan utang perseroan per Juni masing-masing mencapai US$ 1,98 miliar dan US$ 476,4 juta.
Manajemen BRMS berkilah penurunan kinerja hanya bersifat sementara seiring dengan rendahnya produksi pada periode Januari-Juni 2012. "Penurunan produksi disebabkan oleh pengembangan fase 6 di lokasi tambang Batu Hijau. NNT diharapkan meningkatkan produksi tembaga dan emasnya di 2013," jelasnya.
Aset perseroan lain melalui anak usaha PT Dairi Prima Mineral, lanjut Herwi, telah mendapat izin pinjaman pakai penambangan dari Kementerian Kehutanan untuk konsesi seng dan timah hitam di Sumatera Selatan.
Pengerjaan pemboran eksplorasi pada tambang emas BRMS lain, yang dioperasikan oleh PT Gorontalo Minerals dan PT Citra Palu Minerals di Sulawesi, juga diharapkan selesai. Pengumuman estimasi sumer dari berdasarkan JORC dari lokasi-lokasi tersebut terjadi sebelum akhir 2012.
Namun jika memperhitungkan kepentingan non pengendali, perseroan menderita rugi US$ 9,18 juta dari semester I-2011 lalu untung US$ 44,85 juta.
Menurut VP Investor Relations BRMS, Herwin Hidayat, penurunan kinerja telah diperkirakan manajemen jauh sebelum laporan dipublikasikan. Ini terjadi karena menurunnya kontribusi dari anak usaha BRMS secara tidak langsung, PT Newmont Nusa Tenggara (NNT).
"Produksi tembaga dan emas mengalami penurunan dari lokasi tambang batu Hijau yang dioperasikan oleh NNT," kata Herwin di Jakarta, Kamis (16/8/2012).
Berdasarkan laporan keuangan BRMS yang dipublikasikan, perseroan meraih pendapatan US$ 11,96 juta atau meningkat US$ 7,68 juta. Pendapatan yang mentereng ini juga tercermin pada laba usaha yang naik dari US$ 1,87 juta menjadi US$ 6,37 juta.
Kinerja BRMS langsung negatif usai mengakumulasi beban US$ 32,04 juta. Beban terbesar ada pada bunga dan keuangan serta rugi bersih entitas asosiasi. Padahal di semester I-2011 perseroan mencatat penghasilan lain-lain US$ 45,71 juta.
Perusahaan pun menderita rugi sebelum pajak US$ 25,67 juta, setelah pada periode sebelumnya mencatat laba sebelum pajak US$ 47,58 juta. Total aset dan utang perseroan per Juni masing-masing mencapai US$ 1,98 miliar dan US$ 476,4 juta.
Manajemen BRMS berkilah penurunan kinerja hanya bersifat sementara seiring dengan rendahnya produksi pada periode Januari-Juni 2012. "Penurunan produksi disebabkan oleh pengembangan fase 6 di lokasi tambang Batu Hijau. NNT diharapkan meningkatkan produksi tembaga dan emasnya di 2013," jelasnya.
Aset perseroan lain melalui anak usaha PT Dairi Prima Mineral, lanjut Herwi, telah mendapat izin pinjaman pakai penambangan dari Kementerian Kehutanan untuk konsesi seng dan timah hitam di Sumatera Selatan.
Pengerjaan pemboran eksplorasi pada tambang emas BRMS lain, yang dioperasikan oleh PT Gorontalo Minerals dan PT Citra Palu Minerals di Sulawesi, juga diharapkan selesai. Pengumuman estimasi sumer dari berdasarkan JORC dari lokasi-lokasi tersebut terjadi sebelum akhir 2012.
Selasa, 14 Agustus 2012
Dibidik PPP Soal Dukungan ke Jokowi, Djan: Menteri Tak Urusi Pilkada
Jakarta
Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) yang juga petinggi PPP Djan Faridz
tengah dibidik PPP soal bantuan yang dia berikan ke Jokowi-Basuki. Bukan
apa-apa, PPP yang pada putaran pertama mendukung Alex-Nono, kini
mendukung Foke-Nara, yang notabene lawan Jokowi-Basuki.
Nah, Djan, yang juga kader PPP dikabarkan memberi bantuan kepada Jokowi-Basuki. Djan menyediakan rumahnya di Jl Borobudur bahkan dijadikan kantor tim sukses Jokowi-Basuki. Apa tanggapan Djan?
"Menteri enggak urus-urusan pilkada," terang Djan santai di lokasi kebakaran Tambora di Jakarta Barat, Rabu (15/8/2012).
Djan dalam beberapa waktu lalu juga sudah memberi bantahan mendukung salah satu calon. Bahkan kepada detikcom, dia sampai mengirimkan pesan ayat Alquran yang intinya agar tidak percaya kepada berita yang tidak benar.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali menyoroti sikap kadernya Djan Faridz yang mendukung pasangan Jokowi-Basuki pada putaran pertama Pilgub DKI jakarta. Sanksi bagi Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) itu akan dibahas usai Lebaran.
"Mungkin habis Lebaran. Harus cooling down dulu," ujar ujar Ketua Umum PPP Suryadharma Ali usai bertemu Rhoma Irama di kediaman Rhoma di Jalan Pondok Jaya VI, Mampang, Jakarta Selatan,
Nah, Djan, yang juga kader PPP dikabarkan memberi bantuan kepada Jokowi-Basuki. Djan menyediakan rumahnya di Jl Borobudur bahkan dijadikan kantor tim sukses Jokowi-Basuki. Apa tanggapan Djan?
"Menteri enggak urus-urusan pilkada," terang Djan santai di lokasi kebakaran Tambora di Jakarta Barat, Rabu (15/8/2012).
Djan dalam beberapa waktu lalu juga sudah memberi bantahan mendukung salah satu calon. Bahkan kepada detikcom, dia sampai mengirimkan pesan ayat Alquran yang intinya agar tidak percaya kepada berita yang tidak benar.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali menyoroti sikap kadernya Djan Faridz yang mendukung pasangan Jokowi-Basuki pada putaran pertama Pilgub DKI jakarta. Sanksi bagi Menteri Perumahan Rakyat (Menpera) itu akan dibahas usai Lebaran.
"Mungkin habis Lebaran. Harus cooling down dulu," ujar ujar Ketua Umum PPP Suryadharma Ali usai bertemu Rhoma Irama di kediaman Rhoma di Jalan Pondok Jaya VI, Mampang, Jakarta Selatan,
Senin, 13 Agustus 2012
Berkas Korupsi Angie Siap Dilimpahkan ke Penuntutan
Jakarta
Berkas perkara Angelina Sondakh akan dinyatakan lengkap oleh penyidik
KPK. Berkas ini kemudian bakal segera dilimpahkan ke penuntutan.
"Ya, hari ini rencananya akan P-21," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, saat dikonfirmasi, Selasa (14/8/2012).
Angie, begitu biasa disapa, pun datang ke KPK untuk menandatangani berkas. Ia datang ke KPK sekitar pukul 10.10 WIB. Dengan mengenakan long dress warna hijau dibalut baju tahanan, Angie hanya tersenyum.
Ketika disinggung berkasnya akan rampung, Angie tidak menjawab, namun ia hanya menganggukan kepala, mengisyaratkan pembenaran akan hal itu.
Angie dijerat dalam kasus penerimaan hadiah terkait pengurusan anggaran Kemenpora dan Kemendiknas.
Proses penyidikan terhadap tersangka pembangunan dan pengadaan alat-alat di sejumlah universitas negeri Angelina Sondakh telah memasuki tahap akhir. Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi Senin (30/7) memastikan,berkas politisi Demokrat itu akan segera dilimpahkan ke tahap penuntutan. Angie ditahan KPK sejak 27 April silam, setelah diumumkan sebagai tersangka pada bulan Januari. Seperti diketahui, dalam kasus ini, KPK telah memeriksa sejumlah saksi terkait pembangunan dan pengadaan alat-alat di sejumlah universitas negeri yang diduga didalangi oleh politisi Partai Demokrat tersebut. KPK telah menetapkan Angie sebagai tersangka. Selain itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu juga diduga menerima suap terkait pembahasan anggaran Kementerian Pendidikan Nasional dan juga di kasus wisma atlet
"Ya, hari ini rencananya akan P-21," kata Juru Bicara KPK, Johan Budi, saat dikonfirmasi, Selasa (14/8/2012).
Angie, begitu biasa disapa, pun datang ke KPK untuk menandatangani berkas. Ia datang ke KPK sekitar pukul 10.10 WIB. Dengan mengenakan long dress warna hijau dibalut baju tahanan, Angie hanya tersenyum.
Ketika disinggung berkasnya akan rampung, Angie tidak menjawab, namun ia hanya menganggukan kepala, mengisyaratkan pembenaran akan hal itu.
Angie dijerat dalam kasus penerimaan hadiah terkait pengurusan anggaran Kemenpora dan Kemendiknas.
Proses penyidikan terhadap tersangka pembangunan dan pengadaan alat-alat di sejumlah universitas negeri Angelina Sondakh telah memasuki tahap akhir. Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johan Budi Senin (30/7) memastikan,berkas politisi Demokrat itu akan segera dilimpahkan ke tahap penuntutan. Angie ditahan KPK sejak 27 April silam, setelah diumumkan sebagai tersangka pada bulan Januari. Seperti diketahui, dalam kasus ini, KPK telah memeriksa sejumlah saksi terkait pembangunan dan pengadaan alat-alat di sejumlah universitas negeri yang diduga didalangi oleh politisi Partai Demokrat tersebut. KPK telah menetapkan Angie sebagai tersangka. Selain itu, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat itu juga diduga menerima suap terkait pembahasan anggaran Kementerian Pendidikan Nasional dan juga di kasus wisma atlet
Langganan:
Postingan (Atom)






